Minggu, 14 April 2019

Penglipuran Bali – Keunikan DesaJika anda melihat foto diatas, pasti banyak yang tidak tahu akan salah satu desa di Bali yang menjadi tujuan wisatawan. Nama desanya adalah desa adat Penglipuran Bali. Dari dulu sampai saat ini, kunjungan wisatawan yang berwisata ke desa adat Penglipuran, masih didominasi oleh wisatawan mancanegara.
Penglipuran Bali
Semenjak desa Penglipuran terlihat disalah satu stasiun TV Indonesia, yang digunakan sebagai tempat shooting FTV (film televisi). Minat wisatawan domestik untuk mengunjungi desa Penglipuran Bali semakin tinggi.
Hal ini kami tahu dari jumlah pemesanan paket tour murah ke Bali yang jadwalnya dirubah sesuai keinginan pelanggan, mencantumkan rute wisata ke desa adat Penglipuran. Walaupun jumlahnya belum signifikan seperti wisata ke Tanah Lot, tapi meningkat tiap tahunnya.
Rute wisata desa Penglipuran biasanya wisatawan pilih saat mengunjungi tempat wisata Kintamani dan objek wisata Ubud karena lokasinya searah. Lalu dimana alamat desa Penglipuran Bali?
Anak Anak Desa Adat Penglipuran Bali
Tentunya sebelum mengunjungi sebuah objek wisata di Bali, pasti anda ingin tahu hal apa saja yang menarik untuk dilihat. Jika anda berminat untuk melihat keunikan sebuah desa yang masih memperlihatkan suasana Bali asli. Maka kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur yang wajib anda kunjungi.
Karena wilayah kabupaten Bangli dan objek wisata di Bali timur salah satunya desa Tenganan masih kental nuasa Bali asli dan belum banyak mendapatkan pengaruh modern. Tahukah anda, desa adat Penglipuran Bangli digunakan sebagai contoh pertama sebagai desa wisata di Indonesia oleh pemerintah daerah pada tahun 1995.
Bagi yang pertama kali berlibur ke desa Penglipuran Bangli, pastinya akan terkejut melihat bentuk dari tiap-tiap rumah penduduk hampir sama. Kemiripan dari tiap-tiap rumah terlihat pada pintu gerbang rumah, atap rumah dan dinding rumah menggunakan bambu, lebar pintu gerbang yang hanya muat untuk satu orang dewasa. Di masyarakat Bali pintu jenis ini di sebut angkul-angkul.
Tidak hanya bentuk rumah yang sama, pembagian dari masing-masing tata ruang rumah juga sama, seperti kamar tidur dan dapur. Cat tembok pintu gerbang yang digunakan bukan cat tembok yang biasanya kita kenal, melainkan menggunakan cat berbahan dasar dari tanah liat.
Saya tidak tahu pasti tujuan dari tiap-tiap rumah penduduk memiliki kemiripan. Pendapat pribadi saya, sepertinya mereka ingin membangun kebersamaan dan mempertahankan kosep berpadu dengan alam. Pada bulan Oktober 2014, saya berlibur ke desa Penglipuran Bangli dan melihat ada beberapa dinding kamar yang telah berubah menggunakan batu bata. Padahal dulunya saat berlibur kesini pada tahun 1998, semua dinding kamar menggunakan bambu.
Walaupun perubahan dari dinding bambu ke batu bata, konsep menyatu ke alam masih sangat kuat di budaya desa Adat Penglipuran.
Selain bentuk bangunan traditional yang hampir sama, ada beberapa hal lain yang menarik dari desa Penglipuran Bangli seperti, kesejukan udara, kebersihan dan tata ruang yang tertata rapi.
Keunikan Desa Penglipuran Bali

sumber ; https://www.rentalmobilbali.net/penglipuran-bali/

1 komentar: